Minggu, 20 April 2014

Rindu Mentari





 Disinilah aku berdiri
Menanti sang mentari
Menyambut riang kicauan burung nan bernyanyi
Seolah mengobati rindu kepada sinar yang menghangatkan hati
 

Ku langkahkan kaki tuk megejar mimpi-mimpi
Ku ayunkan tangan tuk mengukir cita dihati.
Pelan tapi pasti

Melalui hamparan padi nan hijau berseri
Sesekali ku temui babi hutan nan kesal menampakkan diri
Dengan sisnis dia bertanya, kenapa kamu harus melawan nasib ini?
Dengan jengkel dia berkata, janganlah kamu berkeras hati..

Tapi, aku tak peduli…
Pun juga takkan merintih
Dalam diam kuterus berlari, mengejar mimpi-mimpi
Obati hati akan rindu sang mentari…